Ilustrasi bandara yang dikelola Angkasa Pura

Kalian pasti pernah dong pergi ke Bandara? Saat di Bandara pasti kamu sering melihat ada logo Angkasa Pura. Beberapa dari kalian pasti bertanya-tanya : Angkasa Pura itu perusahaan apa?

Jadi, Angkasa Pura adalah perusahaan yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola bandara di seluruh Indonesia. Dari 300+ bandara yang ada di Indonesia, 34 diantaranya dikelola oleh perusahaan BUMN tersebut, yaitu Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II. Gimana ya sejarah perusahaan ini?

Pendirian Angkasa Pura ini tidak lepas dari peran Presiden Soekarno yang menginginkan Indonesia memiliki bandara-bandara berkelas seperti di luar negeri.

Tahun 1962
Terbit PP nomor 33 tentang Pendirian Perusahaan Negara (PN) Angkasa Pura di Kemayoran. Tugasnya mengelola dan mengembangkan pelabuhan udara Kemayoran, satu-satunya bandara di Indonesia yang melayani penerbangan internasional saat itu.

20 Februari 1964
PN Angkasa Pura Kemayoran mengambil alih seluruh aset operasional Pelabuhan Udara Kemayoran dari pemerintah. Tanggal tersebut menjadi hari lahir Angkasa Pura I

17 Mei 1965
Pemerintah mengubah nama PN Angkasa Pura Kemayoran menjadi PN Angkasa Pura.

Tahun 1974
Status hukum PN Angkasa Pura berubah jadi perusahaan umum atau perum

Seiring perubahan nama, PN Angkasa Pura pun mulai mengelola berbagai bandara lain di kota-kota besar. Pemerintah akhirnya memutuskan ‘memecah’ fokus bisnisnya. Melalui PP 25 tahun 1986, Perum Angkasa Pura diubah menjadi Perum Angkasa Pura I.

Sementara itu, Perum Angkasa Pura II dibentuk secara khusus untuk mengelola Bandara Soekarno-Hatta, yang baru saja pindah lokasi dari Bandara Kemayoran. Sehingga pembagian tugas pun menjadi berkembang.

Angkasa Pura I : Mengelola bandara di wilayah timur Indonesia, total 15 bandara
Angkasa Pura II : Mengelola bandara di wilayah barat Indonesia, total 19 bandara

Sebagai salah satu sumber pendanaannya, Angkasa Pura kerap memanfaatkan pasar modal, salah satunya dengan menerbitkan surat utang atau obligasi. Tapi sama seperti BUMN lain, keduanya belum melakukan IPO atau penawaran umum perdana saham.

(Visited 127 times, 1 visits today)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.