Pasukan keamanan Irak berjaga di depan kedutaan besar AS di ibu kota Baghdad (Sumber : Getty Images)

Serangan roket oleh “milisi yang didukung Iran” ke daerah perumahan Kedutaan Besar AS di Irak menewaskan sedikitnya satu warga sipil setempat dan merusak kompleks kedutaan, menurut sumber diplomatik AS.

Delapan roket kecil yang diluncurkan oleh pasukan Iran secara khusus menargetkan Zona Internasional di Baghdad, juga disebut “Zona Hijau,” menurut Menteri Luar Negeri Michael Pompeo. Dia mengutuk keras serangan itu dalam sebuah pernyataan yang dirilis Minggu.

Tidak ada personel kedutaan yang terluka, tetapi roket itu merusak beberapa properti perumahan di sekitar Zona Hijau, menurut Pompeo.

Itu juga menyebabkan kerusakan kecil pada Kedutaan Besar AS sendiri. Sistem pertahanan rudal fasilitas itu diaktifkan untuk menangkis serangan itu, kata kedutaan.

Berita serangan itu muncul menjelang peringatan pertama pembunuhan Mayjen Iran Qassem Soleimani dalam serangan udara pada 3 Januari di Baghdad. Laporan media menunjukkan AS menarik staf dari kedutaan Baghdad awal bulan ini karena khawatir akan kemungkinan serangan balasan menjelang peringatan itu.

Pompeo menyebut milisi yang didukung Iran “penghalang paling serius untuk membantu Irak kembali ke perdamaian dan kemakmuran.”

Kedutaan Besar AS di Baghdad mengatakan dalam sebuah pernyataan yang mengkonfirmasi insiden bahwa serangan terhadap fasilitas diplomatik “merupakan pelanggaran hukum internasional.” Itu juga merupakan serangan terhadap “kedaulatan pemerintah Irak,” kata kedutaan.

Ia melanjutkan dengan mengatakan, “Kami meminta semua pemimpin politik dan pemerintah Irak untuk mengambil langkah-langkah untuk mencegah serangan semacam itu dan meminta pertanggungjawaban mereka yang bertanggung jawab.”

Sumber : NPR.org

(Visited 3 times, 1 visits today)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.