junichi-kawanishi
Junichi Kawanishi sang desainer medali olimpiade (sumber : Nippon News)

Junichi Kawanishi, yang memenangkan kompetisi nasional untuk merancang medali untuk Olimpiade dan Paralimpiade Tokyo 2020 menceritakan kisahnya saat proposal desain medalinya diterima oleh komite olimpiade Jepang.

Desainer grafis berusia 51 tahun dari Osaka itu harus merahasiakan desain medali dan identitasnya cukup lama, ketika mereka diresmikan pada upacara mewah di ibukota Jepang dengan tepat satu tahun lagi menuju Olimpiade empat tahunan dari 24 Juli hingga 9 Agustus 2020.

Medali, dengan diameter 85mm, menampilkan Nike, dewi kemenangan Yunani, bersama dengan simbol Olimpiade dan terbuat dari logam daur ulang yang dikumpulkan dari 6,2 juta perangkat elektronik yang disumbangkan di seluruh Jepang.

Medali hasil ciptaanya juga cukup unik. Ada benjolan silikon yang terangkat pada pita, sehingga memungkinkan atlet tunanetra untuk dengan mudah membedakan emas, perak, dan perunggu dengan sentuhan.

Kawanishi menjelaskan bahwa dia ingin desain melingkar di bagian depan untuk mewakili bola dunia dan memantulkan cahaya.

“Dengan menerima cahaya dari berbagai sudut… Saya memikirkan sorak-sorai dari masyarakat dan pikiran itu tercermin,” katanya.

“Pantulan cahayanya bisa ke berbagai arah, jadi saya berharap pantulan cahaya dari medali bisa ke segala arah saat dipakai oleh seorang atlet.

“Itulah niatku.”

Kawanishi mengatakan dia menerima telepon pada tahun 2018 yang mengatakan bahwa proposalnya dipilih dari lebih dari 200 aplikasi.

“Karena banyak orang yang melamar, saya pikir tidak mungkin saya terpilih,” tambahnya.

“Mengalami Olimpiade adalah pengalaman sekali seumur hidup. Saya tidak lahir ketika mereka memiliki Olimpiade sebelumnya pada tahun 1964 jadi saya sudah merasa senang untuk mengalami Olimpiade di rumah (Jepang)”

“Ketika saya menerima telepon, saya sedang bersantai di rumah dan minum-minum. Saya langsung sadar… Saya ingat waktu itu jantung saya berdetak kencang.”

Sekitar 2.500 medali dibuat untuk Olimpiade Tokyo 2020. Produksi dimulai Desember 2018 dan selesai diproduksi di Mei tahun 2020. Rencananya Olimpiade Tokyo akan diselenggarakan di tahun 2020, namun karena keadaan pandemi yang masih kritis, akhirnya Olimpiade Tokyo 2020 diadakan di tahun 2021.

(Visited 79 times, 1 visits today)

Leave comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *.